SABTU, 28 September 2019, Keluarga Mahasiswa Katolik Serang-Cilegon (KMK- SC) mengadakan penyambutan mahasiswa baru Kegiatan ini diadalan  di Villa Kaong – Cipocok Jaya –Serang,  Hadir dalam kegiatan ini adalah mahasiswa baru, senior dan juga para alumni. Harapan diadakannya acara ini adalah untuk menumbuh kembangkan iman generasi muda-mudi Katolik, serta mempererat tali persaudaraan antar sesama Mahasiswa Katolik khususnya dilingkup Serang dan Cilegon. Selain itu kegiatan  ini bertujuan untuk mengenalkan organisasi UKM Kerohanian Katolik kepada para mahasiswa baru sebagai wadah untuk menyatukan Keluarga Mahasiswa Katolik se-Paroki Kristus Raja-Serang. Tema yang diusung pada acara ini adalah “One God, One Love, One Family (Mat. 22:37-39)”.

Pemilihan tema ini dilatar belakangi karena para mahasiswa datang dari berbagai daerah namun mereka tetap merasa satu keluarga dalam melayani Tuhan dan sesame, demikian yang disampaikan oleh sdri. Elisabeth Chyntia Dewi selaku ketua pelaksana. Menurut Chyntia, kegiatan ini selalu rutin dilakukan dan berharap agar para mahasiswa akan selalu akrap antar sesama, dengan senior dan juga dengan para alumni serta lebih aktif lagi dalam kegiatan lain misalnya dalam pelayanan di gereja, kegiatan Kemsos (kemping Solidaritas) dan juga kegiatan kegiatan lain yg sudah diagendakan dan selalu rutun diadakan. Hal yang sama juga diamini oleh sdr. Paulus Servasius selaku ketua KMK-SC. Beliau mengatakan bahwa KMK-SC merupakan sebuah Keluarga Mahaswa Katolik yang ada di Serang – Cilegon yang sama-sama mengimani Kristus, mempunyai kecintaan yang sama kepada Kristus, dan merupakan satu  keluarga. Paul juga berharap agar mahasiswa yang baru bergabung bisa meneruskan semangat dari senior-seniornya yang sudah terjalin lama dimana ada yang sudah alumni dan ada yang baru bergabung dan merupakan satu kesatuan ibarat mata  rantai yang tidak mudah  putus dan saling mendukung.

Penyambutan mahasiswa baru ini diawali dengan misa pembuka yang dipersembahkan oleh RD. Paulus Pieter selaku Pastor Vikaris mahasiswa Keuskupan Bogor. Dalam homilinya romo Pieter mengatakan bahwa ketika kita berpikir tentang keimanan kita, maka berpikirlah tentang Yesus yang sedang menderita. Ketika kita hadir sebagai seorang mahasiswa maka jangan suka mengeluh, merasa pusing sendiri atau capek sendiri. Kita jangan sampai tidak mengetahui apa kekatholikan itu sendiri dan bahkan tidak tahu tentang siapa yang kita imani. Untuk itu gereja sudah mengfasilitasi semuanya, tingal bagaimana kita membuka hati untuk ikut serta dalam kerya keselamatan yang gereja sudah upayakan dan wartakan.

Ketika diminta tanggapannya terhadap KMK-SC, romo Pieter mengatakan bahwa para mahasiswa cukup aktf dan selalu berpartisipasi bukan saja untuk kepengurusan KMK tapi juga berpartisipasi  dalam kehidupan Gereja khususnya di Gereja Kristus Raja – Serang. Apabila mereka tidak terlibat maka mereka juga diberikan masukan, saran dan kritikan agar mereka mampu bertumbuh dan berkembang sebagai mahasiswa, khususnya sebagai mahasiswa Katolik dan tetap berjuang atas keimanan Katolik mereka dan level mereka sebagai mahasiswa.

By. KOMSOS GKRS

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here