MINGGU ADVEN PERTAMA TAHUN B – 3 DESEMBER 2017

TEMA : “ORANG YANG BERJAGA-JAGA AKAN TERLEPAS DARI MARABAHAYA

Mulai hari ini kita memasuki Masa Adven Tahun B. Masa Adven sebagai kesempatan memahami makna perayaan Natal, perayaan kelahiran Yesus Penyelamat kita. Dalam Injil Markus bab 13, Yesus berbicara tentang kota Yerusalem, yang akan runtuh, dan tentang akhir dunia.

Seperti Yerusalem kota kebanggaan Israel dengan kenisahnya akan hancur, meski tak diketahui kapan akan terjadi. Begitu pula saat akhir hidup kita dan akhir dunia seluruhnya yang akan datang, yang tak terduga. Yesus berpesan agar segenap murid-Nya selalu dijumpai dalam keadaan berjaga-jaga, maka akan terhindar atau terlepas dari marabahaya.

Masa Adven adalah masa persiapan menyambut kedatangan Yesus Kristus Penyelamat kita. Suatu masa yang tepat untuk membarui sikap berjaga-jaga. Paulus bersyukur dan bergembira bahwa orang-orang di Korintus telah bertobat dan menjadi orang kristiani. Mereka menerima Kristus, dan sebagai orang kristiani mereka menerima Kristus sebagai Penyelamat.

Kita diajak Paulus untuk hidup sesuai ajaran Yesus. Seperti dianjurkan Paulus kepada umat di Korintus kita tidak perlu takut akan kedatangan Kristus, bila kita dipanggil-Nya, justru mereka merindukan kedatangan-Nya. Mereka percaya Allah, yang telah mengutus Kristus sebagai Penyelamat adalah setia selalu.

Apakah kita sebagai orang kristiani sudah hidup dan berbuat menurut ajaran Kristus, atau menurut ajaran agama katolik? Atau sebaliknya, kita mengalami dan menghayati ajaran Kristus dalam hidup kita di zaman now sebagai beban? Bagaimana sikap, pikiran, perbuatan dan hidup kita, bila kita bercermin pada sikap, hidup dan perbuatan Yesus sebagai ungkapan kasih Allah tanpa batas kepada kita?

Dalam masa Adven ini kita membarui sikap waspada dalam menghayati hidup kita, dan kita renungkan tema pokok AAP 2017: “Bumi Menjadi Berkat Bagi Semua Orang” bersama warga Lingkungan kita. Kita meninjau kembali hidup rohani kita, menyesali segala kesalahan dan kelemahan bahkan dosa kita.

Dan kita mohon ampun atasnya dalam Sakramen Tobat, dan bertekad memberi orientasi baru dalam hidup kita, terutama dalam hubungan kita dengan Tuhan dan sesama. Justru hubungan dan sikap yang baik terhadap sesama merupakan bukti kasih dan hubungan kita dengan Tuhan.

Tiada kasih kepada Allah tanpa kasih kepada sesama. Sikap inilah yang dibutuhkan untuk memiliki sikap waspada, apabila Tuhan datang memanggil kita. Amin.

SELAMAT MEMASUKI MASA ADVEN 2017

BERKAH DALEM
RD. St. M. Sumardiyo Adipranoto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here