KITA MEMASUKI TRIHARI SUCI 2017

MENGENANGKAN PERJAMUAN TUHAN

Pada malam ini kita memasuki Tiga Hari Suci yang merupakan pusat tahun liturgi kita, atau dengan kata lain pusat iman kita sebagai orang kristiani. Dalam Gereja Katolik pada Hari Kamis Putih kita sebagai umat Allah diingatkan akan tiga hal ajaran iman yang sangat penting bagi hidup kita: Yesus mengadakan pelayanan kasih lewat pembasuhan kaki, mengadakan Sakramen Ekaristi dan mengadakan Sakramen Imamat.

Dalam Bacaan I kita menyertai bangsa Yahudi merayakan Paskah, yang merupakan pembebasan dari perbudakaan di Mesir. Dalam Bacaan II kita menerima dari Paulus apa yang telah diterimanya sendiri, yaitu makna Ekaristi. Dalam Injil Yohanes kita melihat Yesus berlutut untuk membasuh kaki para murid-Nya. Kasih adalah pelayanan rendah hati kepada sesama.

MENGENANGKAN SENGSARA DAN WAFAT TUHAN

Setiap Hari Jumat Agung kita mendengarkan Kisah Sengsara Yesus menurut Injil Yohanes, khususnya tentang penyaliban-Nya di Golgota. Inti pertanyaan Yesus, yang merupakan pertanyaan kita: Di tengah peristiwa di Kalvari, di manakah Allah itu sebenarnya?

Dalam Bacaan II (Ibr 5:7-9) tertulis: “Dalam hidup-Nya sebagai manusia, Ia telah mempersembahkan doa dan permohonan dengan ratap tangis, yang menyelamatkan-Nya dari maut. Sekalipun Ia adalah Anak, Ia telah belajar menjadi taat dari apa yang telah diderita-Nya, dan sesudah Ia mencapai kesempurnaan-Nya, Ia menjadi pokok keselamatan yang abadi bagi semua orang yang taat kepada-Nya.

MERAYAKAN KEBANGKITAN TUHAN YESUS KRISTUS

Injil Yohanes berkisah tentang dua penampakan diri Yesus sesudah Ia bangkit. Menurut Injil Yohanes penampakan Yesus pertama terjadi “pada malam pertama sesudah hari Sabat“, sedangkan penampakan-Nya kedua berlangsung “delapan hari kemudian“. Dalam penampakan pertama Tomas, seorang dari keduabelas murid yang disebut Didimus, tidak ada bersama mereka.

Tetapi dalam penampakan Yesus kedua, Tomas hadir. “Delapan hari kemudian” berarti hari pertama sesudah Sabat. Catatan Injil Yohanes tentang waktu itu tampaknya tidak banyak artinya, tetapi amat penting bagi kita sebagai umat Kristiani, memahami arti Hari Minggu. Dengan demikian sejak waktu itu dalam bahasa agama Kristiani istilah hari pertama menjadi Hari Tuhan (Why 1:10), yang dalam bahasa Latin disebut Dies Dominica (Hari Tuhan), bahkan dalam bahasa Italia ‘Domenica’ berarti Hari Minggu.

SELAMAT HARI RAYA PASKAH 2017

Berkah Dalem – RD St. M. Sumardiyo Adipranoto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here