HARI RAYA PENTAKOSTA – 4  JUNI 2017

TEMA : “DATANGLAH YA ROH KUDUS, PENUHILAH HATI UMAT-MU”

Hari ini Gereja merayakan Hari Raya Pentakosta, Hari Raya Turunnya Roh Kudus dan sekaligus Hari Ulang Tahun Gereja. Pentakosta berasal dari kata Yunani yang berarti ke 50, yakni 50 hari sesudah Yesus bangkit. Menurut kalender liturgi, Injil yang disampaikan kepada umat pada Hari Raya Pentakosta setiap tahun berturut-turut diambil tiga kali dari Injil Yohanes, meskipun kutipannya berbeda.

Dalam Injil di Tahun Liturgi A, Yesus berkata: “Damai sejahtera bagi kamu! Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu.” Dikisahkan oleh Yohanes, “Murid-murid Yesus berkumpul di satu tempat dengan pintu-pintu terkunci, karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi.” Di dalam situasi itulah Yesus datang berdiri di tengah mereka dan berkata: “Damai sejahtera bagi kamu!”

Sesudah itu Yesus memberikan tugas perutusan yang tidak boleh dilupakan para murid-Nya dan para pengikut-Nya, yaitu sebagai Gereja yang didirikan-Nya! Dalam peristiwa Pentakosta dialami para murid sebagai rasul-rasul-Nya, Kristus mendirikan Gereja-Nya. Pentakosta adalah hari pendirian Gereja.

Apa pesan Pentakosta bagi kita? Pertama: Yesus membutuhkan Gereja, seperti ditegaskan Paulus dalam beberapa suratnya (lih. Ef 1:23; 1 Kor 12:12). Gereja adalah Tubuh Mistik Kristus! Kabar gembira yang diwartakan Yesus harus disampaikan kepada semua orang. Yesus sendiri harus kembali kepada Bapa-Nya. Maka dibutuhkan para penerus pewartaan-Nya, yaitu Gereja-Nya.

Kristus membutuhkan Gereja-Nya! Gereja itu adalah kita! Kedua: sebaliknya Gereja membutuhkan Kristus.  Tiap orang yang diutus membutuhkan pribadi yang mengutusnya! Ia membutuhkan perintah yang harus diteruskan, dan juga dibutuhkan otoritas dan kekuatan untuk melaksanakannya. Gereja membutuhkan pribadi yang menolong utusannya, apabila berada dalam kesulitan.

Tanpa Yesus, Gereja tidak memiliki pewartaan dan pesan, tidak mempunyai penolong, dan tidak memiliki kekuatan. Gereja memang bergantung dari Yesus, dan mutlak membutuhkan keterlibatan-Nya. Ketiga: Syarat mutlak yang harus dipenuhi Gereja dalam melaksanakan tugas perutusan yang diterima dari Kristus.Gereja hanya mampu melaksanakan perutusannya apabila ia mengasihi dan taat kepada Kristus.

Pentakosta adalah hari didirikannya Gereja oleh Kristus. Dengan Roh Kudus-Nya inilah Ia memberkati dan memimpin Gereja-Nya, sebagai tempat kita dapat menerima dan merasakan Damai Sejahtera yang dilimpahkan-Nya kepada kita. Bila kita dalam perjalanan hidup kita sering jatuh dalam kekurangan dan dosa, di dalam Gereja kita bisa menerima kembali damai sejahtera  berkat  pertolongan  Roh Kudus melalui perantaraan bantuan para imam-Nya.

 

BERKAH DALEM

RD St. M. Sumardiyo Adipranoto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here