MINGGU BIASA KE XVIII – 4 Agustus 2019

TEMA: “KITA MESTI MEREFLEKSIKAN SATU SATU PRIORITAS HIDUP KITA

Kita memasuki Minggu Biasa ke XVIII. Bacaan injil hari ini mengingatkan kepada kita tentang salah satu prioritas kehidupan yang mesti kita refleksikan dalam kehidupan kita. Dalam kisah injil Yesus menolak untuk menjadi hakim dalam membagi harta warisan dari seorang Yahudi yang datang kepada-Nya.

Yesus melihat, persoalan utama yang menjadi akar masalah mereka bukannya keadilan dan kesetaraan, melainkan kerakusan dan keserakahan mereka itu. Dalam injil kita dapat melihat betapa Yesus secara mudah meminta kita sebagai pengikut-Nya mesti secara jeli melihat bahaya dari kerakusan dan ketamakan. Kerakusan dan ketamakan dapat menjadi pendorong orang untuk mengabaikan semangat persaudaraan dan kekeluargaan.

Kedua hal itu juga sering menyebabkan manusia jauh dari Allah, karena orang itu lebih mengutamkankan atau memprioritaskan harta benda, kuasa dan kenikmatan dibandingkan Tuhan. Orang tidak mawas diri : apa yang dia peroleh berasal dari Tuhan dan orang tidak peduli akan kehidupannya yang mempunyai dampak sosial positif bagi sesama atau tidak. Hal yang paling penting baginya mengejar  kenikmatan dan mereguk kuasa.

Marilah kita bertanya kepada diri kita : “Apakah kita menempatkan Tuhan dan sesama sebagai prioritas dalam kehidupan saya?” Atau mungkin kita sudah menggantikan Tuhan dengan berhala – berhala buatan atau imajinasi kita sendiri? Kita tidak dilarang untuk menjadi kaya dan menikmati hidup. Orang yang tidak menikmati hidup tentu orang yang tidak bahagia.

Semoga sebagai pengikut Kristus, kita berusaha demikian rupa agar kita menjadi bahagia dan menikmati hidup dengan cara – cara yang tidak merugikan sesama, tidak dengan korupsi, menipu dan memanipulasi. Orang Katolik adalah orang yang kenal Kristus dan orang yang kenal kasih.

Marilah kita belajar dari Injil hari ini. Marilah kita berjuang untuk senantiasa mengedepankan nilai kasih dan pengampunan di atas semangat memiliki dan mengumpulkan terlalu banyak. Semoga Kristus membimbing kita, umat-Nya. Amin.

Berkah Dalem

RD. St. Sumardiyo Adipranoto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here