MINGGU BIASA KE III – 26 JANUARI 2020

Tema : “RAYAKAN, DALAMI DAN SEBARKAN SABDA ALLAH!”

Hari ini kita memasuki Minggu Biasa ke III. Ketiga bacaan Kitab Suci untuk Hari Minggu ini, yakni dari Nabi Yesaya, surat Paulus kepada umat di Korintus, dan Injil Matius adalah cukup pendek, namun cukup mendalam isinya. Sebab pesan yang disampaikan kepada kita itu memberikan kepastian, mempunyai otoritas ilahi, yang diwartakan oleh Yesus Kristus sendiri sebagai Almasih.

Optimisme penuh keyakinan iman, itulah pesan Injil hari ini kepada kita. Bapa Paus Fransiskus telah menetapkan Minggu ke III Masa Biasa sebagai “Minggu Sabda Allah” (Sunday of the Word of God). Peristiwa ini merupakan undangan bagi umat Katolik di seluruh dunia untuk memperdalam apreasiasi, cinta dan kesaksian mereka yang setia Tuhan dan kata-kata-Nya.

Melalui surat kepausan “Aperuit Illis“, hari Minggu ketiga Masa Biasa, yang tahun ini jatuh pada tanggal 26 Januari 2020 dirayakan sebagai hari khusus yang diperuntukkan bagi “Perayaan, Pendalaman dan Penyebaran Sabda Allah.” Judul “Aperuit Illis” ini didasarkan pada sebuah ayat dari Injil Lukas 24:45, “Lalu ia membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci.”

Dalam suratnya, Bapa Suci Fransiskus menulis, “Hari yang diperuntukkan bagi Sabda Allah” (Kitab Suci), agar kita merasa sungguh perlu menjadi bersahabat dan intim dengan Kitab Suci dan Dia yang bangkit, yang tidak berhenti membagikan Sabda dan Roti di dalam komunitas Umat Beriman.

Yesus Kristus mengetuk pintu kita melalui Kitab Suci, jika kita mendengarkan dan membuka pintu budi dan hati, maka Ia masuk ke dalam hidup kita dan tinggal bersama kita. Bapa Paus Fransiskus menegaskan : “Waktu homili ini yang tidak berhenti membagikan Sabda dan Roti di dalam Komunitas umat beriman. Yesus Kristus mengetuk pintu kita melalui Kitab Suci, adalah satusatunya kesempatan yang mereka miliki untuk memahami keindahan Sabda Allah dan melihatnya diterapkan dalam kehidupan sehari-hari mereka.”

Kecuali itu Bapa Suci mendorong agar segenap umat membaca Konstitusi Dogmatis Konsili Vatikan II tentang Wahyu Ilahi “Dei Verbum“, dan nasihat kerasulan Paus Benedikstus XVI tentang Alkitab, “Verbum Domini“, yang pengajarannya tetap “mendasar bagi komunitas kita.” Kita umat kristiani diingatkan, agar tidak kuatir atau takut untuk tetap yakin akan ajaran Sabada Alllah, teladan hidup dan perbuatan Yesus Kristus.

Sebab setiap orang yang percaya akan Yesus akan selalu mampu melihat kehadiran-Nya sebagai “Terang yang besar“. Seperti Injil Matius dahulu bertujuan untuk meneguhkan iman dan memberikan kekuatan daya tahan komunitas pengikut Yesus yang masih kecil, Injil Matius juga meneguhkan iman kita sebagai komunitas kecil dalam masyarakat sekarang ini dan menjadi umber keyakinan iman, ketahanan, keberanian, sebagai sikap dasar optimisme hidup kristiani yang penuh harapan.

BERKAH DALEM

RD St. Sumardiyo Adipranoto