Pesta Keluarga Kudus – 5 Januari 2020

TEMA : “AKU BINTANG MISIONER, AKU MEWARTAKAN INJIL

Hari ini kita rayakan Hari Raya Penampakan Tuhan. Minggu ini ditetapkan sebagai “Hari Anak Misioner Sedunia” ke 177. Tahun 2020 ini mengambil tema : “Aku Bintang Misioner, Aku Mewartakan Injil.”

Nabi Yesaya menubuatkan tentang cahaya terang yang dijanjikan. Ia mengatakan “Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang dan kemuliaan Tuhan terbit atasmu” (Yes 60:1).

Yesaya mendorong kita untuk bertemu dengan Yesus yang baru dilahirkan di Betlehem. Memang ada banyak tantangan untuk sampai kepada Yesus, namun kita tidak boleh berhenti, kita harus berusaha hingga kita bisa bertemu, seperti yang dilakukan para Majus dari Timur.

Itulah bentuk iman sejati, yang dijalankan penuh semangat dan keyakinan serta mohon bimbingan Tuhan melalui bintang yang dilihatnya. Cahaya yang dinubuatkan Yesaya, dalam Injil hari ini menjadi nyata. Yesus yang Emanuel lahir di Betlehem. Ia datang membawa keselamatan kepada semua orang yang dekat atau yang jauh.

Namun para ahli Taurat dan para imam kepala takut, karena mereka tidak tahu bagaimana melihat suatu yang baru, sehingga tidak mampu memahami kebaruan yang ada dalam diri Yesus. Sebaliknya, pengalaman orang Majus sangat berbeda (bdk. Mat 2:1-12). Para Majus datang dari Timur, mereka mewakili semua orang yang jauh dari kepercayaan tradisional Yahudi.

Mereka membiarkan dirinya dibimbing bintang dalam perjalanan panjang dan berisiko untuk mencapai tujuan “perjumpaan dengan Mesias“. Mesias telah lahir bagi semua orang. Keselamatan telah dipersembahkan Allah dalam diri Yesus bagi semua orang; yang jauh, dekat, kaya dan miskin. Seperti para Majus, kita pun akan mengalami “sukacita besar” (Mat 2:10), yang tidak dapat kita simpan sendiri.

Semoga Bunda Maria, menjadi bintang yang menuntun kita kepada Yesus. Ibu yang menunjukkan Yesus kepada orang Majus dan kepada semua orang yang mendekatinya, mendukung kita dalam perjalanan enuju Yesus, Putera-Nya. Per Mariam ad Jesum. Apa yang dialami orang Majus ialah kegembiraan sejati.

Mereka menemukan Penyelamat mereka justru di Betlehem, dan begitu sederhana. Kita yang hidup sekarang ini, yang makin maju, diajak melihat bintang yang akan menunjukkan jalan, yang harus kita tempuh, bila kita mau menjadi insan Kristiani, menjadi pengikut Kristus sejati.

Kita harus berani menempuh jalan hidup yang lain, hidup baru seturut petunjuk Tuhan, kemudian diutus pergi mewartakan Injil kepada semua orang.

BERKAH DALEM

RD. St. M. Sumardiyo Adipranoto