HARI RAYA TRITUNGGAL MAHAKUDUS – 27 MEI 2018

TEMA : “KE MANA PUN KITA PERGI, TUHAN SELALU MENYERTAI KITA

Dalam Injil hari ini Matius menceriterakan, Yesus yang telah bangkit di Yerusalem menampakkan diri kepada murid-murid-Nya di Galilea. Pada kesempatan itu Yesus mengutus mereka menjadikan semua bangsa murid-Nya.

Untuk menjadi murid-Nya semua orang harus dibaptis dalam nama Bapa, Putera dan Roh Kudus, dan melaksanakan segala perintah-Nya. Ditambahkan “Aku menyertai kamu senantiasa sampai akhir zaman” (Mat. 28:20). Dalam merayakan Hari Raya Tritunggal Mahakudus ini kita mendengar Paulus mengatakan bahwa berkat Roh kita dapat menyebut Allah sebagai “Abba“, Bapa dan bersatu dengan Kristus, Putera Allah, kita juga menjadi ahliwaris Allah.

Injil Matius menyebut tiga pribadi Allah : Bapa, Putera dan Roh Kudus. Kita yang sudah dibaptis dalam nama Tritunggal dan bersatu dalam ikatan Allah Tritunggal itu. Dogma (Ajaran) Gereja tentang Tritunggal sejak awal sampai sekarang hanya dapat kita terima dengan iman bukan dengan pengetahuan. Dalam merayakan Misteri Tritunggal ini kita layak bersyukur kepada Tuhan, sebab sejak dibaptis kita mengalami kasih Allah Bapa dan bimbingan Roh-Nya seperti yang dapat kita alami dalam kasih Yesus Kristus Putera-Nya.

Ketiga Pribadi Allah itu hadir, bekerja dan selalu menyertai hidup kita.
Kita memandang Allah Bapa sebagai Pencipta, yang memanggil kita turut serta mengambil bagian dalam cintakasih penyelenggaraan-Nya. Kita dijadikan putera-puteri-Nya. Kita memandang Allah Putera sebagai gambaran Allah yang paling nyata dan tampak. Yesus Kristus, Putera Allah yang datang ke tengah kita, ikut serta mengalami dan merasakan nasib kita sebagai manusia. Dialah yang mewartakan dan mewujudkan rahasia penyelamatan, yang diselenggarakan oleh Allah Bapa bagi kita semua.

Dan melalui Dia pula kita dapat mengambil bagian dalam kehidupan Tritunggal. Kita memandang Roh Kudus sebagai karunia kasih antara Allah Bapa dan Putera. Roh ini lewat Kristus datang dan hidup di dalam Gereja-Nya, dan di dalam pribadi setiap pribadi anggota Gereja-Nya itu. Roh inilah yang membimbing cara dan arah hidup kita seperti diteladani oleh Yesus. Dengan demikian kita dapat menempuh jalan hidup kita, penuh kasih yang benar menuju kehidupan kekal. Dengan demikian kita tidak perlu (tidak mungkin) memahami sepenuhnya rahasia Tritunggal Mahakudus.

Lebih tepatlah kita bersyukur kepada Allah : Bapa, Putera dan Roh Kudus, yang dalam kasih-Nya senantiasa menyertai langkah hidup kita, kapan pun dan di mana pun kita berada. Bagaimana itu dapat kita laksanakan? Marilah kita bersikap, berpikir, hidup dan bertindak sesuai dengan ajaran dan perintah Allah Tritunggal, seperti diajarkan dan dilaksanakan oleh Yesus.

Bila ini kita lakukan, sebenarnya kita melaksanakan tugas misioner yang diberikan Yesus kepada murid-murid-Nya, sehingga makin banyak orang percaya kepada-Nya dan diselamatkan. Demikianlah, hidup triniter sejati adalah sekaligus hidup misioner! Inilah pesan Yesus dalam Injil Matius dalam merayakan Hari Raya Tritunggal yang mahakudus.

Berkah Dalem

RD. St. M. Sumardiyo Adipranoto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here