HARI RAYA SANTA PERAWAN MARIA DIANGKAT KE SURGA

KITA DIPANGGIL BUKAN UNTUK SUKSES, MELAINKAN UNTUK SETIA!

Kita gembira, hari ini kita merayakan Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga dan diselenggarakan pada hari Minggu, sehingga lebih banyak umat dapat ikut merayakannya. Dalam perayaan ini kita akan merenungkan makna Maria diangkat ke surga yang sangat relevan, penuh arti bagi hidup kita.

Kenaikan Bunda Maria ke surga merupakan sumber harapan dan kegembiraan. Hidup kita sebagai orang beriman merupakan cakrawala kebahagiaan abadi. Kematian kita nanti bukanlah akhir hidup kita, melainkan awal hidup baru, yang tak akan mengenal akhir!

Kita umat Katolik percaya, Maria diangkat ke surga, karena kita percaya, Maria dikandung tanpa noda. Maria dibebaskan oleh Allah dari dosa, maka ia tidak mengalami konsekuensi dosa dan kematian yang akan kita alami. Kita percaya, berkat ketaatan dan kesetiaannya Bunda Maria pada akhir hidupnya di dunia ini diangkat dengan tubuh dan jiwa-nya kepada kemuliaan di surga.

Dalam Injil Lukas kita mendengar ungkapan kegembiraan luarbiasa yang dialami Maria dan Elisabet. Kedua wanita itu berbagi rasa iman, harapan dan kebahagiaan. Elisabet perempuan tua, yang bersuami namun mandul, Maria perempuan muda yang bertunangan namun mengandung.

Di sini tampaklah, Allah mampu membangkit hidup dari kandungan yang mandul, tetapi juga membangkitkan orang dari makam orang mati! Demikian Maria adalah suatu model bagi kita semua, dan kenaikannya ke surga mengingatkan dan meneguhkan keyakinan dan harapan kita!

Apa yang dialami Perawan dari Nasaret itu pada akhir perjalanan hidupnya juga akan dapat kita alami! Ada syaratnya! Yakni sejauh kita mau dan bersedia tetap taat dan setia seperti Maria! Salam ya Bunda Maria.

BERKAH DALEM

RD St. M. Sumardiyo Adipranoto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here