Hari Minggu Biasa XXXIII – 17 November 2019

TEMA : “KALAU KAMU TETAP BERTAHAN, KAMU AKAN MEMPEROLEH HIDUPMU

Kita memasuki Minggu Biasa XXXIII. Dalam Bacaan I Nabi Maleakhi berkata: “Sungguh, hari Tuhan akan datang, menyala seperti perapian!” Dalam Bacaan II Paulus mengingatkan umat, supaya berusaha dan berjerih payah sendiri, jangan menjadi beban bagi orang lain.

Dan Injil Lukas hari ini menyampaikan pesan Yesus : “Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu“. Di Yerusalem, Bait Allah adalah kebanggaan orang Israel, yang dikagumi keindahannya. Tak terkecuali Yesus, tetapi Ia melihat-nya dengan pandangan lebih jauh : “Akan datang harinya segala yang kamu lihat di situ diruntuhkan, dan tidak akan ada satu batu pun dibiar-kan terletak di atas batu yang lain“.

Yang digambarkan Yesus itu suatu bentuk pesan Yesus tentang apa yang akan terjadi pada akhir zaman. Seperti orang-orang sezaman dengan Yesus, kita pun sekarang lalu bertanya: apakah maksud Yesus, yang berkata : “Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu.”

Sejak dahulu sampai kini, orang tetap bertanya dan ingin tahu kapan akhir dunia akan tiba dan apa tandanya? Orang ingin serba tahu dengan pasti untuk dapat mengatur masa depannya. Pada umumnya orang tidak dapat mengetahuinya sebelumnya. Demikian juga akan hancurnya Bait Allah di Yerusalem yang digambarkan Yesus, orang menjadi bingung, gelisah, dan takut. Maka timbul pertanyaan :”Apa maksud Yesus sebenar-nya?”

Yesus tidak memberi petunjuk kapan akhir zaman akan berlangsung; dan tidak bagaimana akan terjadi. Ia hanya minta kita “berjaga dan berdoa”. Bencana yang dahsyat bisa datang di luar perhitungan kita. Yesus sudah dengan tegas sering mengatakan, tidak ada orang tahu kapan dipanggil Tuhan. Sejauh bisa dan berguna, kita dapat menggunakan pemikiran, atau penyelidikan untuk mengetahui banyak hal, tetapi sangat terbatas!

Kita harus bersedia dan berjaga, supaya bila dipanggil Tuhan kita sudah siap. Yesus mengatakan dengan jelas : “Karena nama-Ku, kamu akan dibenci dan dianiaya.” Bisakah kita tetap setia kepada Yesus bila mengalami itu? Janganlah kita menaruh harapan pada kekuatan kita. Yesus berkata : “Hal itu akan menjadi kesempatan bagimu untuk bersaksi!”.

Aku sendiri akan memberikan kepadamu kata-kata hikmat, sehingga kamu tidak dapat ditentang atau dibantah lawan-lawanmu“. Demikian Yesus mengingatkan kita akan kesulitan yang dapat kita alami sebagai murid-Nya, hidup dan berbuat demi nama-Nya. Tetapi sekaligus Ia menegaskan: Ia akan mendampingi kita dan menyertai kita sampai akhir zaman.

Injil hari meningkatkan dan memperkuat iman kepercayaan kita akan Tuhan dan sabda-Nya. Mari kita selalu berjaga dan berdoa dengan teguh dalam hati. Penuh dengan keyakinan seperti diucapkan dalam Mzm. 23 ini : “Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau bersertaku“. Amin.

Berkah Dalem

RD. St. Sumardiyo Adipranoto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here