Hari Minggu Biasa XXII – 1 SEPTEMBER 2019

TEMA : “MEWARTAKAN KABAR BAIK DI TENGAH KRISIS LINGKUNGAN HIDUP

Kita memasuki Minggu Biasa XXII. Minggu ini ditetapkan sebagai Minggu Kitab Suci Nasional, dan mengambil tema : “Mewartakan Kabar Baik Di Tengah Krisis Lingkungan Hidup.” Dalam Injil hari ini Yesus memberikan nasihat penting dan nasihat itu kerap diberikan-Nya pada suatu perjamuan makan.

Secara alkitabiah perjamuan makan dilaksanakan bukan sekadar untuk menghilangkan rasa lapar, melainkan untuk berwawancara secara tenang mengenai hal-hal yang penting bagi kehidupan kita. Dalam perayaan Ekaristi, yang adalah perjamuan makan, Yesus berbicara kepada kita, akhirnya Ia memberikan diri-Nya kepada kita. Dalam perjamuan Ekaristi ini kita diajakan untuk memahami sabda Yesus.

Sebenarnya apa intisari kisah Injil hari ini? Pertama, ajaran Yesus bagi orang yang kaya, kuasa dan merasa “benar“, adalah sangat sukar untuk rendah hati terbuka di hadapan Allah. Ia penuh percaya akan dirinya sendiri, akan miliknya, kehebatan dan keamanannya. Sebenarnya satu-satunya kepastian manusia berdasar pada relasi, persahabatan dan pengabdiannya kepada Allah.

Kedudukannya sebagai pelayan sesama dan Allah menurut teladan Yesus Kedua, ajaran Yesus dalam Injil Lukas hari ini : orang terbiasa dan dianggap sebagai norma yang normal untuk mengundang orang-orang, yang diharapkan akan membalas mengundang kembali, dengan aneka cara apapun. Namun Yesus menolak dan memutar-balikkan norma ini. Janganlah mengundang makan orang yang kauharapkan nanti akan membalas mengundang kamu.

Sebaliknya, undang mereka yang tidak pernah diundang! Undang orang miskin, yang hidup di garis marginal! Justru mereka, yang tidak diharapkan mampu membalas atau memberikan sesuatu apapun!

Inilah pesan Injil hari ini kepada kita : kita harus makin tahu, memahami dan menyadari, bahwa Yesus datang untuk mencari dan menyelamatkan kaum miskin dan menyingkirkan orang yang arogan, berlagak, sombong dan tanpa sadar angkuh terhadap Allah. Selamat memasuki dan mengambil bagian dalam kegiatan Bulan Kitab Suci Nasional.

Berkah Dalem

RD. St. Sumardiyo Adipranoto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here