HARI MINGGU BIASA KE XXXII – 12 NOVEMBER 2017

TEMA : “BERJAGA-JAGA DAN BERSIAP-SIAGALAH SENANTIASA

Kita memasuki minggu biasa ke 32. Hari ini Yesus mengajar kita dengan perumpamaan tentang gadis-gadis yang bijaksana dan yang bodoh. Kerajaan Allah, yaitu tata kehidupan umat manusia yang diwartakan dan didirikan oleh Yesus berkali-kali digambarkan sebagai pesta pernikahan.

Pesta pernikahan adalah gambaran sukacita dan kebahagiaan. Suatu kehidupan kristiani, jasmani maupun rohani sejati, yang harus disiapkan dengan baik, tekun, sungguh-sungguh. Gadis-gadis yang bijaksana dan yang bodoh atau teledor, keduanya itu adalah gambaran perbedaan sikap sadar terhadap kehidupan kristiani sejati.

Kita sungguh membutuhkan minyak untuk hidup kita. Gadis-gadis bodoh bersikap acuh tak acuh, tidak ambil using, tak peduli, tidak menyiapkan pelaksanaan tugas mereka. Dalam khotbah-Nya di bukit Yesus berkata: “Hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di surga” (Mat 5:16) .

Minyak yang dimaksud dalam perumpamaan itu adalah berbuat baik terhadap sesama. Orang-orang yang bijaksana ialah mereka, yang selalu menaruh perhatian dan ikut prihatin akan kebutuhan sehari-hari, baik dalam keluarga, dalam tetangga atau lingkungan, bahkan kepada orang-orang yang tidak dikenalnya.

Apa sumber minyak kita? Sama! Sumber minyak yang kita butuhkan supaya pelita kita dapat menyala dengan terang ialah Allah sendiri. Maka relasi kita dengan Allah harus selalu ada dan dipelihara. Kita harus selalu siap siaga mendengarkan dan melakukan sabda-Nya.

Allah justru berbicara melalui keadaan dan kebutuhan sesama kita. Perbuatan baik kita kepada sesama, itulah pelita terang yang menjadi tanda kedatangan Kristus sebagai Mempelai Gereja dalam hati kita, dalam pesta pernikahan!

BERKAH DALEM

RD St.M. Sumardiyo Adipranoto