HARI MINGGU ADVEN III – MINGGU GAUDETE

TEMA : “Bersuka-citalah dan Bergembir alah Menyambut Sang Sumber Sukacita

Kita memasuki Minggu Adven ke III. Minggu ini disebut juga Minggu Sukacita (Gaudete). Minggu ketiga Adven ditandai dengan dua batang lilin ungu dan satu lilin merah jambu. Minggu ketiga ini mengingatkan kita tentang Sukacita Ilahi. Kita bersama-sama bergembira untuk menyambut kelahiran Yesus sang Juruselamat kita. Perjalanan rohani dalam masa adventus memasuki pekan ketiga.

Lilin berwarna merah muda dalam lingkaran adven dinyalakan untuk menunjukkan bahwa kita semua sedang memasuki pekan istimewa yakni Minggu Gaudete atau Sukacita. Apa yang terjadi dalam pekan sukacita ini? Oleh karena Natal semakin dekat, maka kita semua akan dibantu untuk lebih membuka diri lagi supaya layak menyambut kelahiran Yesus Kristus. Sabda Tuhan adalah penuntun nomor satu
supaya kita semua masuk dalam irama yang sama, menyambut kelahiran Yesus Kristus.

Lilin ketiga disebut Lilin Gembala, karena Kabar Sukacita tentang kelahiran Yesus Kristus pertama kali diberitahukan kepada orang-orang yang rendah hati dan tulus.Tuhan berkata kepada Yerusalem, “Janganlah takut, hai Sion! Janganlah tanganmu menjadi lemah lesu. Tuhan Allahmu ada di antaramu sebagai pahlawan yang memberi kemenangan. Ia bergirang karena engkau dengan sukacita, Ia membaharui engkau dalam kasih-Nya, Ia bersorak-sorak karena engkau dengan sorak-sorai, seperti pada hari pertemuan raya” (Zef 3:16-18).

Tuhan memberikan anugerah sukacita, menguatkan umat kesayangan-Nya. Santo Paulus memberikan suntikan keberanian dan sukacita kepada Jemaat baru di Filipi. Menurut Paulus, beriman kepada Kristus berarti memiliki dan merasakan sukacita ilahi. Ia berkata, “Saudara-saudara, bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan!” (Flp 4:4). Penginjil Lukas menghadirkan figur Yohanes Pembaptis. Ia datang untuk mewartakan pertobatan kepada semua orang, supaya bisa layak menerima kedatangan Mesias.

Warta sukacita Yohanes membuat banyak orang membuka dirinya untuk bertobat. Mereka siap untuk dibaptis dengan air. Pada saat yang sama Yohanes Pembaptis mengatakan bahwa Mesias, yakni Yesus Kristus akan embaptis dengan Roh Kudus dan dengan api. Dialah yang lebih berkuasa untuk menguduskan manusia. Sabda Tuhan pada minggu ketiga ini sangat menguatkan iman kita. Mari kita bertobat dan membangun persaudaraan sejati dengan saling berbagi, berlaku adil dan jujur, menghormati hak-hak asasi sesama.

Dengan demikian sukacita ilahi bukan hanya sebuah slogan, melainkan sungguh dirasakan oleh semua orang. Semoga demikian.

Berkah Dalem

RD. St. Sumardiyo Adipranoto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here