HARI RAYA TUHAN YESUS KRISTUS RAJA SEMESTA ALAM – 24 NOVEMBER 2019

TEMA JADILAH PRIBADI YANG BERJIWA BAIK DAN BERSEMANGAT MELAYANI

Hari ini Gereja merayakan Hari Raya Tuhan Yesus Kristus Raja Semesta Alam. Kita Umat Paroki Kristus Raja Serang juga merayakannya dan bersyukur atas Pesta Nama Gereja kita “Paroki Kristus Raja Serang” memasuki usia ke 69.

Ketika derita datang menghampiri dan menimpa seseorang, dengan mudah ia akan mengatakan, “Inilah salib yang harus kupanggul.” Dalam kalimat singkat ini, mau dikatakan, kita harus belajar berusaha memikul salib kehidupan kita. Hal itu sulit, kadang kita harus jatuh bangun menghadapinya.

Namun kita mesti ingat : “kita diajari dan belajar untuk setia terhadap salib kehidupan kita.” Bacaan Kitab Suci pada Hari Raya Kristus Raja Semesta Alam ini membantu kita memahami identitas Yesus sebagai Raja. Lukas menggambarkan Yesus sebagai Raja bukan seperti gambaran manusiawi kita tentang seorang raja manusiawi.

Tetapi sebagai Raja yang wafat di kayu salib! Saat di atas kayu salib para pemimpin Yahudi mengejek-Nya, supaya Ia dapat menyelamatkan diri-Nya. Para prajurit Romawi mengolok-olok Dia sambil memberi anggur asam kepada-Nya. Mereka mengatakan: Jika Yesus Raja orang Yahudi, maka Ia seharusnya menyelamatkan diri-Nya.

Bahkan mereka meletakkan tulisan di atas kepala-Nya: “Inilah Raja orang Yahudi.” Salah seorang penjahat yang ikut disalibkan masih menghujat Yesus ; tetapi ada juga penjahat lain sadar. diri, sehingga bertobat di hadapan Yesus. Maka kepadanya dijanjikan hidup kekal didalam Firdaus. Yesus adalah orang benar yang menderita untuk keselamatan orang lain maka untuk itulah Dia menjadi Raja semesta alam.

Raja Israel adalah seorang gembala dan kuasanya berasal dari Allah. Bila setiap orang menyadarinya maka leadership yang kita rasakan adalah sifat sebagai gembala baik,yang mengenal domba-domba bukan yang menindas domba-dombanya. Allah yang berkuasa untuk melepaskan kita dari kuasa kegelapan, masuk ke dalam Kerajaan Putera-Nya.

Masuk ke dalam Kerajan Putera-Nya berarti bertobat, sikap terbuka terhadap karya penebusan-Nya. Sabda Tuhan hari ini mengajak kita merenungkan tipe seorang raja dalam hidup rohani kita. Yesus adalah Raja yang selalu berbeda. Dialah Gembala baik dan rela menderita bagi banyak orang.

Marilah kita bertumbuh sebagai orang benar di hadirat Tuhan seperti Yesus dan Sang Raja kita. Marilah kita menjadi pribadi yang berjiwa baik dan bersemangat melayani. “Tuhan Yesus Kristus, ingatlah aku ketika Engkau kembali sebagai Raja.” Amin.

Berkah Dalem

RD. St. Sumardiyo Adipranoto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here