HARI RAYA SANTA MARIA DIANGKAT KE SURGA – 18 AGUSTUS 2019

TEMA : “MARILAH KITA MENELADANI HIDUP BUNDA MARIA

Setelah kita merayakan Hari Raya Kemerdekaan RI ke 74, maka pada hari Minggu ini kita diajak Gereja untuk merayakan Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat Ke Surga, yang secara tradisional Gereja merayakannya setiap tanggal 15 Agustus. Namun MAWI (sekarang KWI) telah menetapkan sejak tahun 1972, Perayaan Maria Diangkat ke Surga dapat dipindahkan ke Hari Minggu terdekat.

Pada hari ini, kita merayakan peristiwa iman : “Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga“. Kita diajak untuk merenungkan perbuatan besar yang dikerjakan Allah bagi Maria, Bunda Kristus dan Bunda seluruh umat beriman. Kita percaya bahwa Maria telah dipilih Allah sejak awal mula untuk menjadi Bunda Putera-Nya, Yesus Kristus. Untuk itu Allah menghindarkannya dari noda dosa asal dan mengangkatnya jauh di atas para malaikat dan orang kudus.

Gereja Katolik percaya bahwa Allah mengangkat Maria ke surga dengan jiwa dan badan, karena peranannya yang luar biasa dalam karya penyelamatan dan penebusan Kristus. Kebenaran iman ini dimaklumkan sebagai dogma dalam Konstitusi Apostolik Munificentissimus Deus oleh Sri Paus Pius XII pada tanggal 1 November 1950.

Perlu kita ketahui bahwa Bunda Maria “diangkat” ke surga, dan bukan “naik” ke surga. “Diangkat” berarti bukan karena kekuatannya sendiri melainkan diangkat oleh kuasa Allah, sedangkan Yesus “naik” ke surga oleh kekuatan-Nya sendiri. Bagi kita orang Katolik, peristiwa Bunda Maria diangkat ke surga adalah peringatan akan pengharapan kita akan kebangkitan badan di akhir zaman, di mana kita sebagai orang beriman, jika hidup setia dan taat kepada Allah sampai akhir, maka kita pun akan mengalami kebangkitan jiwa dan raga ke dalam kemuliaan surgawi.

Maka, Dogma Maria diangkat ke surga, bukan semata-mata doktrin untuk menghormati Maria, tetapi doktrin itu mau menunjukkan bahwa Maria adalah anggota Gereja yang pertama yang diangkat ke surga. Jika kita hidup setia melakukan perintah Allah dan bersatu dengan Kristus, seperti Bunda Maria, kita pun pada saat akhir jaman nanti akan diangkat ke surga, jiwa dan badan, seperti dia.

Peran Bunda Maria dalam misteri keselamatan inilah yang menjadi dasar dari keyakinan Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga. Karena itu, tidak ada cara lain yang lebih mudah untuk masuk surga kalau kita sungguh bersatu dengan Maria.

Berkah Dalem

RD. St. Sumardiyo Adipranoto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here